Semarak Kepemudaan Bangka Barat, Rumah Besti’s Bekali Siswa SMPN 1 Mentok Keterampilan Komunikasi



Kegiatan komunitas Rumah Besti’s (Bersama Literasi dan Inklusif Sosial)di SMP Negeri 1 Mentok, Rabu (14/10).

Disdikpora — Semarak peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Bangka Barat diisi dengan kegiatan edukatif bagi pelajar. Fakhrur Rozy bersama Rangga, Dareel, dan Erick dari komunitas Rumah Besti’s (Bersama Literasi dan Inklusif Sosial) hadir sebagai narasumber dalam kegiatan di SMP Negeri 1 Mentok, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Remaja Berdaya, Masa Depan Berkarya” ini menyasar siswa yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) SPENSA Mentok. Materi yang diberikan berfokus pada keterampilan komunikasi dan pentingnya membangun kepercayaan diri dalam berinteraksi serta bersosialisasi di lingkungan sekolah.

Fakhrur Rozy, alumni program kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI sekaligus pendiri Rumah Besti’s, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu cara bagi pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Rozy, rangkaian Semarak Kepemudaan dalam rangka Hari Sumpah Pemuda akan diisi dengan berbagai kegiatan kreatif, inovatif, dan edukatif di sejumlah sekolah serta organisasi kepemudaan.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas ruang partisipasi anak muda sekaligus membangun hubungan yang saling mendukung antara pemuda dan masyarakat. Dengan demikian, potensi generasi muda dapat berkembang dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Guru pembina PIK-R SPENSA Mentok tahun ajaran 2026/2027, Ersi, S.Pd., menyambut baik kehadiran Rozy dan rekan-rekannya. Menurutnya, keterampilan komunikasi penting bagi siswa agar lebih percaya diri saat berinteraksi dan bersosialisasi, khususnya di lingkungan sekolah.

Ersi juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut melalui kehadiran narasumber dari berbagai bidang untuk mendukung pengembangan PIK-R SPENSA Mentok.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan pemuda dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada pelajar, sekaligus mendorong tumbuhnya remaja yang percaya diri, aktif, dan mampu berkontribusi positif bagi lingkungan.