Pelatihan Pembelajaran Mendalam Bangka Barat Resmi Ditutup, 218 Guru dan Kepala Sekolah Ikuti Program



Pelatihan Pembelajaran Mendalam resmi berakhir melalui kegiatan Gelar Karya bagi Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Kelapa, Jumat (28/11)

Disdikpora — Rangkaian Pelatihan Pembelajaran Mendalam di Kabupaten Bangka Barat resmi berakhir melalui kegiatan Gelar Karya bagi Kepala Sekolah yang digelar pada Jumat, 28 November 2025 di SMP Negeri 1 Kelapa. Kegiatan ini sekaligus menutup seluruh proses pelatihan yang dimulai sejak In-Service Training 1 (IN-1) pada Agustus 2025, dilanjutkan On-the-Job Training selama tiga bulan, dan diakhiri pada tahap IN-2 atau Tatap Muka Lanjutan di bulan November 2025.

Penutupan kegiatan dilakukan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat yang diwakili Kepala Bidang GTK, Henky Wibawa, M.Pd.

Sebelumnya, pada Rabu (19/11/2025), Gelar Karya bagi Guru juga telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kelapa dan ditutup oleh Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Yulizar, M.Pd.

218 Peserta Ikuti Pelatihan di 7 Lokus Bangka Barat

Pelatihan Pembelajaran Mendalam diikuti oleh 155 guru dan 63 kepala sekolah dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK, serta PKBM, didampingi 16 Fasilitator Pembelajaran. Pelatihan berlangsung di 7 lokus yang tersebar di wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Program ini dirancang untuk membekali guru dan kepala sekolah dengan pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman mendalam, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan penerapan konsep dalam kehidupan nyata. Pelatihan tidak menekankan hafalan, tetapi mendorong proses belajar yang lebih bermakna, aktif, dan menyenangkan melalui tiga elemen utama:

  • Pembelajaran Bermakna
  • Pembelajaran Berkesadaran
  • Pembelajaran Menggembirakan

Diharapkan melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam ini, Guru dapat mengimplementasikan ilmu secara nyata, dan meningkatkan kompetensi diri untuk menciptakan pembelajaran yang berdampak positif, lebih bermakna, aktif, menggembirakan dan berpihak pada murid, khususnya di Kabupaten Bangka Barat.