Monitoring MPLS ke Dua PAUD, Bupati Bangka Barat Tegaskan Pembentukan Karakter Anak Tanggung Jawab Bersama Sekolah dan Orang Tua



Kegiatan monitoring hari kelima Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di PAUD Kencana, Desa Pelangas, Kec. Simpang Teritip, Jumat (17/7).

Disdikpora - Bupati Bangka Barat, Markus, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga memerlukan peran aktif orang tua dalam membentuk karakter anak sejak dini. Hal tersebut disampaikan saat melakukan monitoring hari kelima Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di PAUD Kencana, Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Jumat (17/7/2026).

Kedatangan Bupati Markus disambut riang oleh anak-anak PAUD Kencana. Sebelum bupati tiba, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bangka Barat, Rusmala Yusderahman, bersama rombongan lebih dulu mengajak anak-anak melakukan senam bersama, salah satunya senam bertema penguin, yang disambut antusias oleh peserta didik.

Dalam sambutannya, Bunda Rusmala menyampaikan bahwa kegiatan MPLS dirancang untuk melatih keberanian anak tampil ke depan dan memperkenalkan diri, sekaligus membiasakan mereka dengan suasana sekolah melalui pendekatan bermain sambil belajar. Ia turut berpesan kepada orang tua agar membekali anak dengan sarapan bergizi, termasuk sayur dan ikan, sebelum berangkat ke sekolah.


Bupati Markus, dalam sambutannya, terlebih dahulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru PAUD yang dinilai telah mendidik anak-anak dengan sepenuh hati. Ia menegaskan bahwa MPLS memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak dini, dan proses tersebut tidak bisa berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif keluarga di rumah.

“Jangan hanya menyerahkan pendidikan anak kepada guru, karena ini bukan tanggung jawab guru semata, tetapi juga tanggung jawab orang tua. Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibandingkan di sekolah, jangan sampai mereka dibiarkan begitu saja,” ujar Bupati Markus.

Bupati turut menyoroti keprihatinannya terhadap kondisi di sejumlah kampung, di mana masih ditemukan orang tua yang bersikap acuh tak acuh, membiarkan anak bermain tanpa pengawasan sepulang sekolah. Ia juga mengingatkan agar anak-anak tidak dibiasakan terlalu lama menatap layar telepon genggam, karena dikhawatirkan dapat menurunkan semangat belajar mereka.

Menurutnya, pembentukan karakter jauh lebih efektif dilakukan sejak usia dini dibandingkan ketika anak sudah beranjak dewasa. Ia berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang rajin bersekolah, rukun dengan teman, taat kepada guru, serta memiliki karakter kuat yang menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik. Di akhir sambutannya, Bupati Markus kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua atas dukungan mereka.

Usai dari PAUD Kencana, rombongan melanjutkan monitoring ke PAUD Aster, Desa Simpang Gong. Ketua Pokja Bunda PAUD beserta rombongan disambut hangat oleh guru dan anak-anak setempat. Untuk mempererat keakraban, Bunda Rusmala mengajak anak-anak bernyanyi bersama lagu “Ayo Sekolah”, melakukan tepuk semangat, serta membagikan susu kepada peserta didik.


Suasana interaksi turut diwarnai berbagai kegiatan permainan, seperti sesi perkenalan diri, permainan ular naga, dan permainan bola, yang diselingi ajakan kepada anak-anak untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan sejak dini.

Kegiatan monitoring di dua PAUD tersebut turut dihadiri Sekretaris Disdikpora Kabupaten Bangka Barat, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (PAUDDIKMAS), Kepala Desa Pelangas, Bunda PAUD Kecamatan Simpang Teritip, Bunda PAUD tingkat desa, para guru, serta orang tua peserta didik.