Festival Anak Bangka Barat 2026 Meriah, PELITA PAUD Perkuat Layanan Pendidikan Digital



Peluncuran website PELITA PAUD (Pusat Edukasi Layanan Informasi dan Data Anak PAUD) dalam kegiatan Festival Anak Bangka Barat di Aula TK Penerobos, Parittiga, Senin (26/10).

Disdikpora — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggelar Festival Anak Bangka Barat 2026 sekaligus meluncurkan website PELITA PAUD (Pusat Edukasi Layanan Informasi dan Data Anak PAUD) di Aula TK Penerobos, Kecamatan Parittiga, Senin (26/10/2026).

Mengusung tema *“Festival Warna-Warni Anak Bangka Barat 2026: Rukun, Kreatif, dan Bahagia, Sukseskan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah”*, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan bakat dan kreativitas sekaligus mendukung perluasan akses pendidikan anak usia dini.

Beragam kegiatan memeriahkan festival, mulai dari lomba gerak dan lagu, menyanyi duet murid dan guru, melukis payung bersama orang tua, lomba membuat konten, hingga pembagian doorprize.


Bunda PAUD Kabupaten Bangka Barat, Ny. Evi Astura Markus, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa festival ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kebersamaan, kreativitas, dan kebahagiaan anak dalam belajar.

Ia juga menjelaskan bahwa peluncuran PELITA PAUD merupakan langkah untuk meningkatkan layanan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital. Website ini diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh informasi, mengakses data, serta mengikuti proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) PAUD di Kabupaten Bangka Barat.

“Harapan kami, website ini bukan sekadar pemanfaatan teknologi, tetapi menjadi ikhtiar nyata untuk menghadirkan pelayanan pendidikan yang mudah diakses, transparan, terarah, dan menjawab kebutuhan publik,” ujarnya.

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Cipto Suncoko, M.Pd., menilai layanan PAUD di Bangka Barat telah menunjukkan kualitas yang baik. Menurutnya, pembangunan pendidikan perlu dilihat dari perluasan akses, mutu pembelajaran, kualifikasi pendidik, serta akreditasi dan inklusivitas satuan pendidikan.

Ia turut menyampaikan bahwa sekitar 89 persen guru di Bangka Barat telah memenuhi kualifikasi pendidikan S-1. Hal ini menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.


Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus, S.H., menyampaikan bahwa festival dan peluncuran PELITA PAUD merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program wajib belajar satu tahun prasekolah.

Ia menegaskan bahwa setiap anak perlu memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan PAUD sebelum memasuki sekolah dasar. Karena itu, Bupati mengajak perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, Bunda PAUD, organisasi pendidikan, serta satuan pendidikan untuk bersama-sama memperluas akses pendidikan prasekolah.

Bupati juga berharap PELITA PAUD dapat dimanfaatkan secara optimal oleh orang tua, pendidik, dan masyarakat. Kehadiran website ini diharapkan memperkuat layanan pendidikan berbasis digital sekaligus mendukung pelaksanaan wajib belajar satu tahun prasekolah di Bangka Barat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bangka Barat, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bangka Barat, Kepala Disdikpora, Kepala BPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, camat, Bunda PAUD kecamatan dan desa, organisasi perempuan, organisasi profesi pendidikan, kepala sekolah, guru, pendidik PAUD, orang tua, serta anak-anak peserta festival.