MGMP IPA Kabupaten Bangka Barat Laksanakan Studi Tiru ke SMP Negeri 2 Pangkalpinang



MGMP IPA Kabupaten Bangka Barat Laksanakan Studi Tiru ke SMP Negeri 2 Pangkalpinang, Kamis (23/10)

Pangkalpinang, 23 Oktober 2025 — Dalam rangka meningkatkan wawasan dan kompetensi guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Bangka Barat melaksanakan kegiatan studi tiru ke SMP Negeri 2 Pangkalpinang. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpendidik dan memperkuat kerja sama antar daerah dalam bidang pendidikan.

Kegiatan studi tiru ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada guru IPA Kabupaten Bangka Barat dalam menerapkan strategi, metode, dan pengelolaan pembelajaran yang inovatif. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan guru dapat mengadopsi praktik terbaik yang telah diterapkan SMP Negeri 2 Pangkalpinang, untuk kemudian diadaptasi di sekolah masing-masing.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara MGMP IPA Kabupaten Bangka Barat dan komunitas pendidikan di Kota Pangkalpinang, sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah dalam peningkatan mutu pendidikan.

Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di SMP Negeri 2 Pangkalpinang.
Peserta kegiatan berjumlah 28 guru IPA serta 1 orang pendamping dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Barat, yaitu Kabid GTK, Henky Wibawa, M.Pd.


Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kabid GTK Kota Pangkalpinang yang menyampaikan apresiasi kepada MGMP IPA Kabupaten Bangka Barat atas inisiatif dan semangat dalam meningkatkan kompetensi guru.
Beliau berharap kegiatan ini menjadi langkah positif dalam menjalin hubungan kerja sama yang baik dan dapat membawa manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran di Bangka Barat.

Sementara itu, Kabid GTK Kabupaten Bangka Barat, Henky Wibawa,  dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dari pihak SMP Negeri 2 Pangkalpinang. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menambah wawasan dan meniru praktik pembelajaran terbaik yang telah diterapkan sekolah tersebut.
Beliau juga berharap, hasil dari kegiatan ini dapat menginspirasi guru-guru di Kabupaten Bangka Barat untuk memperbaiki pola pikir dan meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah masing-masing.


Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pangkalpinang dalam kesempatan itu memaparkan visi, misi, dan tujuan sekolah. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan sekolah dalam mencetak prestasi tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi antara kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.

SMP Negeri 2 Pangkalpinang memiliki lebih dari 1.000 peserta didik, 31 rombongan belajar, serta sekitar 64 guru dan pegawai. Sekolah ini juga dikenal berprestasi di berbagai ajang, seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade MIPA Indonesia (OMI), lomba roket air, dan robotika.

Dalam pembelajaran IPA, sekolah menerapkan sistem pembagian bidang studi Fisika dan Biologi sesuai keahlian guru masing-masing.

Peserta studi tiru melakukan kunjungan ke berbagai fasilitas sekolah, meliputi ruang kelas, laboratorium IPA, perpustakaan, UKS, taman literasi, serta galeri edukasi.
Kunjungan ini memberikan banyak wawasan baru, seperti penyusunan visi-misi sekolah, penerapan metode dan model pembelajaran inovatif, pembelajaran mendalam (deep learning), serta strategi pembentukan karakter peserta didik.

Program unggulan sekolah yang relevan dengan mata pelajaran IPA antara lain green school, pengelolaan laboratorium, pengelolaan sampah, proyek sains, robotika, serta kegiatan seni dan budaya. Selain itu, praktik baik (best practice) yang diterapkan SMP Negeri 2 Pangkalpinang juga menjadi inspirasi bagi peserta studi tiru.


Melalui kegiatan ini, MGMP IPA Kabupaten Bangka Barat melakukan evaluasi terhadap berbagai program dan praktik baik yang dapat diadaptasi sesuai dengan kondisi sekolah di daerah.
Diharapkan hasil kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar guru dan lembaga pendidikan guna meningkatkan mutu pembelajaran IPA di Bangka Barat.

Kegiatan studi tiru ini memberikan banyak pembelajaran dan inspirasi bagi guru-guru IPA Kabupaten Bangka Barat, terutama dalam penerapan deep learning, metode pembelajaran inovatif, pengelolaan laboratorium, literasi, numerasi, serta penguatan karakter peserta didik.

Guru-guru IPA berkomitmen untuk menerapkan praktik baik yang diperoleh selama kegiatan, seperti pengembangan metode mengajar baru, pengelolaan laboratorium yang lebih efektif, serta pelaksanaan program lingkungan dan literasi berbasis karakter.