Ketua Bunda PAUD Babel Kunjungi PAUD dan Posyandu Flamboyan Buyan Kelumbi, Dorong Pendidikan Anak dan Penguatan 6 SPM



Kunjungan kerja Ketua Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ketua Bunda PAUD Kabupaten Bangka Barat, Ketua Pokja Bunda PAUD ke PAUD Nurul Ihsan di Desa Buyan Kelumbi, Kecamatan Tempilang, Kamis (7/5).

TEMPILANG – Ketua Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ny. Noni Hidayat Arsani, bersama Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, dan Ketua Bunda PAUD Bangka Barat, Evi Astura Markus, melakukan kunjungan kerja ke PAUD Nurul Ihsan dan Posyandu Flamboyan di Desa Buyan Kelumbi, Kecamatan Tempilang, Kamis (07/05/26).

Kegiatan tersebut turut didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikpora Bangka Barat, Teni Wahyuni, serta Kepala Bidang PAUD dan Dikmas. Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama anak-anak PAUD, interaksi dan edukasi bersama peserta didik, pemeriksaan kesehatan anak, penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA), dan Bunda Mengajar dengan tema 7 kebiasaan anak indonesia hebat, serta peningkatan literasi anak dengan perpustakaan keliling oleh dinas Perpustakaan dan Kearsipan.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bunda PAUD Provinsi Bangka Belitung, Ny. Noni Hidayat Arsani, mengaku senang dapat bertemu dan berinteraksi langsung dengan anak-anak PAUD. Ia berpesan agar anak-anak rajin belajar, menjaga kesehatan, taat beribadah, hormat kepada guru dan orang tua, sebagai bekal meraih masa depan yang sukses.

“Semoga anak-anak PAUD Buyan Kelumbi menjadi penerus sumber daya manusia Bangka Belitung yang terbaik,” ujarnya.

Bertepatan dengan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan dan monitoring penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Flamboyan Dusun Buyan. yang meliputi Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Sosial, dan Trantibumlinmas.

Plt. Kepala Disdikpora Bangka Barat, Teni Wahyuni, dalam sambutannya menyampaikan program nasional wajib belajar satu tahun pra-sekolah yang mulai diterapkan sejak 2025. Ia menegaskan bahwa anak usia 5 hingga 6 tahun diwajibkan mengikuti pendidikan PAUD sebelum masuk Sekolah Dasar.


Menurutnya, PAUD Nurul Ihsan menjadi salah satu contoh PAUD desa yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa, baik dari sisi operasional maupun insentif tenaga pendidik. Ia juga mengajak pemerintah desa dan kader posyandu untuk aktif mengajak anak-anak usia pra-sekolah mengikuti pendidikan PAUD yang tersedia secara gratis.

Selain itu, Teni mengingatkan pentingnya kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) sebelum mendaftar ke jenjang SD. Pembuatan KIA, menurutnya, kini dapat dikoordinasikan melalui pemerintah desa dengan syarat yang mudah dan sederhana.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penerapan enam SPM di Posyandu Flamboyan. Ia menyebut kunjungan pembinaan dari tim provinsi menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kader, administrasi, serta kualitas pelayanan posyandu.

Evi menjelaskan bahwa Posyandu Flamboyan merupakan salah satu posyandu kebanggaan Bangka Barat karena berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan akan mewakili provinsi pada lomba tingkat nasional.

“Prestasi ini menjadi tanggung jawab bersama untuk terus mempertahankan kualitas pelayanan dan konsistensi penerapan enam SPM,” katanya.


Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, menegaskan bahwa keberhasilan Posyandu Flamboyan merupakan hasil kerja keras dan semangat gotong royong seluruh pihak dalam menjaga generasi masa depan.

Ia menyebut Posyandu Flamboyan kini tidak lagi sekadar pos pelayanan tingkat desa, tetapi telah menjadi simbol kebanggaan Bangka Barat di tingkat provinsi dan menuju penilaian nasional.

“Kita ingin menunjukkan kepada Indonesia bahwa dari sebuah desa di Kecamatan Tempilang lahir sistem layanan dasar masyarakat yang unggul dan menginspirasi,” ujar Yus Derahman.


Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait untuk terus memberikan pendampingan intensif, memastikan seluruh aspek enam SPM terpenuhi, termasuk kelengkapan fasilitas dan administrasi pelayanan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ny. Noni Hidayat Arsani, mengapresiasi kekompakan kader Posyandu Flamboyan yang dinilai berhasil menghadirkan pelayanan terbaik hingga meraih juara tingkat provinsi.

Menurutnya, penerapan enam SPM di Posyandu Flamboyan telah berjalan baik, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, sosial, hingga pelayanan publik lainnya yang menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah.

Noni berharap Posyandu Flamboyan mampu meraih prestasi terbaik di tingkat nasional serta terus mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi dan Kabupaten Bangka Barat, Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Bangka Barat, para kepala OPD, Penjabat Sekretaris Daerah Bangka Barat, unsur Forkopimcam Tempilang, perwakilan Bank Sumsel Babel, pihak swasta/PT Sawindo, Putri Otonomi Daerah Bangka Barat, Kepala Desa Buyan Kelumbi, serta tamu undangan lainnya.